002 Operator Logika Dasar pada Pemrograman C++

Lumbung Guru Sumber Segala Informasi Desain Grafis - Animasi - Pemrograman dan Blog

Minggu, 07 Februari 2016

002 Operator Logika Dasar pada Pemrograman C++

بسم الله الرحمن الرحيم
اللهم صل على سيدنا محمد واله وصحبه وسلم


Operator Logika

Operator logika digunakan untuk menghasilkan nilai benar (true) dan salah (false). Nilai
ini dikenal dengan istilah boolean. Dalam C++, biasanya nilai benar direpresentasikan
dengan nilai 1 dan salah direpresentasikan dengan nilai 0.

Pada C++ modern yang mendukung tipe bool, nilai benar direpresentasikan dengan nilai
true dan nilai salah direpresentasikan dengan nilai false. Operator logika dalam C++
dapat dilihat pada tabel di bawah.


Tabel Operator logika

Operator AND
Operator AND hanya akan menghasilkan nilai 1 (benar) jika semua operand bernilai 1 (benar), selain itu nilai yang dihasilkan adalah 0 (salah). yang berarti jika salah satu inputnya berlogika 0 maka outputnya 0



Operator OR
Operator OR hanya akan menghasilkan nilai 0 (salah) jika seluruh operand bernilai (0) salah, selain itu nilai yang
dihasilkan adalah 1 (benar). yang berarti jika salah satu inputnya berlogika 1 maka outputnya 1

Operator NOT
Nilai yang dihasilkan dari operasi NOT adalah kebalikan dari nilai yang terkandung di dalamnya. Jika nilai awalnya adalah 0 (false) maka nilai akhirnya akan menjadi 1(true), begitu juga sebaliknya.


Untuk lebih jelasnya mengenai operator logika, kerjakan aplikasi dari listing program operator logika di bawah. Simpan file C++ dengan nama “Operator_Logika.cpp”

#include <iostream.h>
#include <conio.h>



//NAMA :
//NO. ABSEN :
//KELAS :
//JURUSAN   :



int main
   {
   cout << " OPERASI OPERATOR LOGIKA || LUMBUNGGURU \n";
   cout << "\n Tabel Kebenaran operator AND \n";
   cout << " 1 && 1 = " << (1 && 1) << endl;
   cout << " 1 && 0 = " << (1 && 0) << endl;
   cout << " 0 && 1 = " << (0 && 1) << endl;
   cout << " 0 && 0 = " << (0 && 0) << endl;


   cout << "\n Tabel Kebenaran operator OR \n";
   cout << " 1 || 1 = " << (1 || 1) << endl;
   cout << " 1 || 0 = " << (1 || 0) << endl;
   cout << " 0 || 1 = " << (0 || 1) << endl;
   cout << " 0 || 0 = " << (0 || 0) << endl;




   cout << "\n Tabel Kebenaran operator NOT \n";
   cout << " !1 = " << !1 << endl;
   cout << " !0 = " << !0 << endl << "\n";
   getch();
}

Kompilasi file program di atas sehingga tidak terjadi error.



Jika kalian ingin menampilkan gerbang logika NAND, NOR, X-OR dan X-NOR, tinggal menggambungkan operator-operator logika dasar tersebut sesuai dengan operator gerbang kombinasi,

Misal gerbang logika NAND : Gerbang logika NAND merupakan gabungan dari gerbang Logika Dasar NOT dan AND (Kebalikan dari AND), sehingga dihasilkan operator logika (!(A&&B)), begitu juga dengan gerbang logika gabungan yang lainnya.

Jika ada yang kurang dimengerti, silahkan tinggalkan komentar di bawah postingan
Share :
Facebook Twitter Google+

Silahkan tinggalkan pesan untuk artikel kami

 
Pengertian Topologi Jaringan