Array Berdimensi Dua

Lumbung Guru Sumber Segala Informasi Desain Grafis - Animasi - Pemrograman dan Blog

Sabtu, 23 April 2016

Array Berdimensi Dua


بسم الله الرحمن الرحيم
اللهم صل على سيدنا محمد واله وصحبه وسلم

Array Berdimensi Dua

Pemanfaatan array tidak hanya dapat digunakan untuk menyimpan data dalam bentuk satu dimensi tetapi juga dapat digunakan untuk menyimpan data dalam bentuk 2 dimensi. Misal ada data dalam bentuk representasi sebagai berikut :


Deklarasi Array
Variable array dimensi dua dideklarasikan dengan mencantumkan tipe dan nama variabel yang diikuti dengan banyaknya lokasi memori yang ingin dibuat. Berikut cara pendeklarasian Array dua dimensi

Tipe_data nama_variabel[subscript_baris][ subscript_kolom ]

Pemberian nomor array dimulai dari baris 0 dan kolom 0, sehingga dalam contoh tabel di atas dapat dideklarasikan :

int data[4][3]

pada pendefinisian diatas :
4 menyatakan jumlah baris
3 menyatakan jumlah kolom

Inisialisasi variabel array
Inisialisasi atau memberikan nilai pada array hampir sama dengan variabel tunggal, hanya dalam memberikan nilai ini diperjelas dengan memberi nomor array.

x[0][0] = -45;
x[0] [1]= 6;
x[1] [0]= 0;
x[1] [1]= 72;
x[2] [0]= 4;
x[2] [1]= 34;


Apakah harus satu persatu untuk memberikan nilai pada Array?

TIDAK, cara lain untuk memberi nilai atau inisialisasi dapat dilakukan langsung dalam proses pendeklarasian variable array, perhatikan listing di bawah ini

int x[3][2] = { {-45, 6},{ 0, 72 },{ 4, 34 }, };


Cara Menampilkan isi variabel array dua dimensi

Cara menampilkan isi array dua dimensi dilakukan dengan menyebutkan nama array dan index array yang ditampilkan. Contoh

cout<<"isi array 4 "<<x[1][1];

Contoh di atas menampilkan nilai pada variabel x di index baris ke 1 dan index kolom ke 1



Contoh


Penjelasan:
int data[4][3];
memesan deklarasi variabel array 2 dimensi sebanyak 4 baris dan 3 kolom
mengisi variabel array 2 dimensi

data[2][0]= 2003; //mengisi data baris 2 kolom 0 dengan nilai 2003
data[2][1]= 90; //mengisi data baris 2 kolom 1 dengan nilai 90
data[2][2]= 75; //mengisi data baris 2 kolom 2 dengan nilai 75



Contoh

#include <iostream.h>
main(){

int data[4][3],i,j;

data[0][0]= 2001;
data[0][1]= 80;
data[0][2]= 80;
data[1][0]= 2002;
data[1][1]= 75;
data[1][2]= 80;
data[2][0]= 2003;
data[2][1]= 90;
data[2][2]= 75;
data[3][0]= 2004;
data[3][1]= 65;
data[3][2]= 60;

for(i=0;i<=3;i++)
{
for(j=0;j<=2;j++)
cout<<data[i][j]<<" | ";
cout<<endl;
}

Penjelasan:

  • int data[4][3]; memesan deklarasi variabel array 2 dimensi sebanyak 4 baris dan 3 kolom
  • mengisi variabel array 2 dimensi

data[2][0]= 2003; // mengisi data baris 2 kolom 0 dengan 2003
data[2][1]= 90; //mengisi data baris 2 kolom 1 dengan 90
data[2][2]= 75; //mengisi data baris 2 kolom 2 dengan 75

for(i=0;i<=3;i++){  
  for(j=0;j<=2;j++)
     cout<<data[i][j]<<" | "; //menampilkan isi array 2 dimensi
     cout<<endl;

}

BERSAMBUNG



Share :
Facebook Twitter Google+

Silahkan tinggalkan pesan untuk artikel kami

 
Pengertian Topologi Jaringan